Wednesday, 18 March 2015

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

TEKSTUR TANAH

I.                   PENDAHULUAN
1.1    LatarBelakang
            Tanah merupakan media tumbuhdarisuatutanamanbaiksecara lateral atau horizontal maupunsecara vertical. Kemudahantanahuntukdipenetrasiinitergantungpadaruangpori-pori yang terbentuk di antarapartikel-partikeltanah (teksturdanstruktur), sedangkanstabilitasukuranruanginitergantungpadakonsistensitanahterhadappengaruhtekanan. Kerapatanporositastersebutmenentukankemudahan air untukuntukbersikulasidenganudara (drainasedanaerasi).
1.2    Tujuan
Untukmengetahuijenistekstursuatujenistanahyaitupembagianfraksi / butirtanah yang berbeda-bedakedalampresentasetertentu.

1.3 TinjauanPustaka
            Teksturtanahdapatditetapkan di laboratoriumdan di lapangan.Analisamekanismenentukanpresentasepasir, debu, dantanahliat.Penetapantekstur di laboratoriumdidasarkanpada hokum STOKES.Secaragarisbesar hokum inididasarkanataskecepatanpengendapandarizarahberbentuk bola dalamsuatucairan, yang tergantungdarijari-jarizarahtersebut.Teksturmenyatakanperbandingan relative butirtanah yang dinyatakandalampersen.Untukaplikasi di lapanganteksturcukupdigolongkandalamlimakelasyaituditentukandenganjalanmemijittanahdenganjari-jaridandirasakankasarhalusnya. (Tim Dasar-DasarIlmu Tanah, 2010).
            Teksturtanahmenunjukankomposisispartikelpenyusuntanah (separat) yang dinyatakansebagaiiperbandinganproporsi (%) relative antarafraksipasir (sand) (berdiameter 2,00-0,20 mm atau 2000 - 200μm, debu (silt) (berdiameter 0,20 -0,002 mm atau 200-2μm) danliat (clay) (< 2μm). Partikelberukuran di atasfraksitanah, tetapimenurutLal (1979) harusdiperhitungkandalamevaluasiteksturtanah. (Hanafiah,2009).




II.                ALAT DAN BAHAN
2.1 Alat:
 - Ayakan 2mm
-  Silinder 1000 ml
- GelasArloji
- GelasPiala 600 ml 1000 ml
- Lampupritus
- Cawanaluminium
- BotolKocok
- BatangPengaduk

2.2 Bahan:
-        H2O2 10% dan 30 %
-        NatriumPirofosfat (Na4P2O7.10 H2O)
-        Aquades

III.             CARA KERJA
1.    Ditimbang 10 gram tanah (ukuran 2 mm) dengantimbangananalitikkemudiandiamkanselamagelaspiala 1000 ml atau 600 ml.
2.    Diberikan 15 ml H2O2 10% untukmenghancurkanbahan organic yang adadalamtanahdantambahnkan 80 ml aquadeskemudiandiamkanselama 30 menit.
3.    Dipanaskandiataspemanassambilditambahkan H2O2 30 % sedikit demi sedikitsambildiaduksampaibahannorganiknyahabis.
4.    Didinginkan, kemudiantambahkan 20 ml Na4P2O7.10H2O danpindahkankedalambotolkocoksecrakuantitatif (dituanghabis) denganaquades, diguncangselama 3 jam 40 menit.
5.    Dipisahkanfraksipasirdaridebudanliatdenganmenggunakansaringan 50μ, Fraksidebudanliatditampungdalamsilinder 1000 ml. Fraksipasirditampungdalamcawanaluminiumlaludimasukkankedalam oven sampaitanahkeringmutlakselama 24 jam. Setelahituditimbang.
6.      Ditambahkanaquadeskedalamsilinder yang berisifraksidebudanliatsampai volume mencapai 1000 ml. Ditutupsilinderdengansumbat, laludikocokdenganjalanmengukirbalikangelastersebutselama 30 menit (30 x).
7.      Dilakukanpemipetansebanyak 2 kali:
-                      Pemipetanpertamakedalaman 10 cm daripermukaan suspense sebnyak 20 ml yaitufraksidebuliat.
-                      Pemipetankeduadilakukansetelah 2 jam daripemipetanpertamapadakedalaman 5 cm sebnyak 20 ml yaitupemipetanuntukfraksi liar.
8.      Tiap kali pemipetanhasilnyadituangkankedalamcawanaluminium yang telahdiketahuiberatnyadandimasukkankedalam oven sampaiberatnyatetaplaluditimbang.

IV.             HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1    Hasil
Beratcawanawal
A = 3,08 gram
B = 3,10 gram
C = 3,05 gram

·           Pasir= (beratcawan + tanahpasir) – cawan =X àXx 10 = A
= 9,90 – 3,08
X= 6,82
6,82 x 10 = 68,2 à (A)

·           DebuLiat = (beratcawan + debuliat) – cawan = Y
                 = 3,60 – 3,10
          Y  = 0,5

·           Liat  = (beratcawan + tanahliat) – cawan = Z à Z x 500 = C
        = (3,06 -3,05)
        = 0,01 x 500
        = 5    à (C)

·           Debu = debuliat – liat
          = (Y-Z) x 500 = B
          = (0,5 – 0,01) x 500
          = 0,49 x 500
          = 245   à (B)

→  A + B + C = W
→ W = A + B + C
          = 68,2 + 245 + 5
          = 318,2

·      % Pasir =   x 100 %
             =  x 100
               = 21,4 %

·      % Debu =  x 100 %
              =  x 100
              = 77 %

·      % Liat =  x 100 %
            =  x 100
            = 1,57 %

Jadi, jumlahpersentasepasir, debu, danliatadalah
% Pasir=  21,4     %
% Debu=  77        %
% Liat         =    1, 57  %  +
Jumlah      =  100      %

4.2 Pembahasan
            Dari hasilpengamatantersebutmakadiperolehfraksipasirsebesar 21,4 %, fraksidebusebesar 77 %, danfraksiliatsebesar 1,57%. yangjika di jumlahkansemuaakanmemperoleh 100%.
            Tanah yang sudahdiangin-anginkanselanjutnya di timbangsebanyak 10 gram yang kemudiandidiamkanselamagelas pita 1000 ml atau 600 ml. Laludiberikan 15 ml H2O2 10% yang bergunauntukmengahncurbahan organic yang ada di dalamtanah, laludilakukanpenambahan 80 ml aquades yang kemudiandidiamkanselama 30 menit. Sambildipanaskanjugaditambahkan H2O2 30% agar bahanorganiknyahabis.Setelahdidinginkan, laluditambahkan 20 ml Na4P2O7.10H2O dan di guncangselama 3 jam 40 menituntukmemisahkanfraksipasir, liat, dandebu. Laludimasukkankedalam oven laluberatnyaditimbang.
            Setelah data terkumpulmakacarinilaipasir, debu, danliatdengancaramemasukkankedalamrumus yang telahdisediakan.



V.                KESIMPULAN DAN SARAN
A.      Kesim
B.       pulan
Jadidaripercobaandiatasdapatdisimpulakanbahwa H2O2 bergunauntukmelepaskanikatanbahan organic dalamtanah, H2O bergunauntukmelepaskan ion H+ dalamlarutantanah, dan Na4P2O7.10H2O bergunauntukmemisahkanfraksipasir, liat, dandebu.

C.     Saran
Sebaiknyapelaksanaanpraktikumjangandigabungkanantaramaterisatudenganmateri yang lainkarenatidakefisien.



0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

DDA PENGENALAN TANAH DI LAPANGAN

I. PENDAHULUAN
A.LatarBelakang
Padamulanya, tanahdipandangsebagailapisanpermukaanbumi (natural body) yang berasaldaribebatuan yang telahmengalamiserangkaianpelapukanolehgaya-gayaalam, sehinggamembentuk regolith (lapisanberpartikelhalus).Secaravertikaltanahberdifferensiasimembentuk horizon-horizon (lapisan-lapisan yang berbeda-bedabaikdalammorfologissepertiketebalandanwarnanya, maupunkarakteristikfisik, kimiawi, danbiologismasing-masingnyasebagaikonsekuensibekerjanyafaktor-faktorlingkungannya.
B. TujuanPercobaan
Pemboranbertujuanuntukmemperolehinformasisecarasepintastentangbeberapasifattanahsepertitekstur, warna, kedalamanefektif (solum, konsistensi, ketebalan horizon danperubahanbatuan di permukaandanperubahanbatuan di permukaandan di dalamtanah.

II. TINJAUAN PUSTAKA
Yang membentuktanah, danlapisan-lapisantersebutpadabeberapamacamTanah adalah akumulasi tubuh alam bebas, berdimensi tiga, menduduki sebagian (besar) permukaan bumi, yang mampu menumbuhkan tanaman, dan memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induk pada kondisi topografi/relief tertentu dan selama waktu tertentu (Donahue, 1970).
Pemborandimaksudkanuntukmengetahuisifattanahsecarasepintas.Cara iniberlangsungcepatdan relative tepat.Pemboranjugadimaksudkanjugauntukmenentukanlokasilubangsuatuprofiltanah yang akandigali. Denganpemborandiharapkandapatdideteksiselamapenggalianprofil (Tim Dasar-DasarIlmu Tanah,  2006).
Profiltanahmerupakanirisan vertical tanahdarilapisan paling atashinggakebebatuaninduktanah (regolit), yang biasanyaterdiridari horizon-horizon O-A-E-B-C-R.Empatlapisanteratas yang masihdipengaruhicuacadisebutsolumtanah, horizon O-A disebutlapisantanahatasdan horizon E-B disebutlapisantanahbawah (Hanafiah, 2005).
Padasuatuprofiltanah yang lengkapdapatkitalihatbeberapalapisan yang membentuktanah. Dan lapisantanahdikenalsebagai horizon genesatanah (lapisan yang terbentukditempatitusehubungandenganberlangsungnya proses perombakanbahaninduktanah) (Kartasapoetra, 2005).
Kedalamantanahatausolumtanahsebaiknyadiketahui pula terutamalahan-lahan yang memilikikemiringan.Mengetahuisulomtanahitupenting, baikbagipelaksanaanpertanianitusendirimaupunbagipembangunanprasaranabagikepentinganpertaniantersebut (pembuatanjalankelas III keatas, fondasijembatandan lain-lain).Bagikepentinganpertanianitusendiri  (usaha-usahapenanaman) apabilasolumtanahtebalterutamalapisantopsoilnyamakaharapan-harapanparapetaniuntukmeningkatkanproduksinyaakanselaludapatterwujudkanlebih-lebihdenganadanyaperawatanataupemeliharaanterhadaptanahtersebut (Kartasapoetradkk, 2005).

III. PROSEDUR PERCOBAAN
A.    AlatdanBahan
Alat-alat:
-          Bortanah,
-          bukuMunsell,
-          kantongplastik,
-          spidol,
-          meteran, pisau, pH teskit,dll.

Bahan-bahan:
-          Aquades,
-          HCl,
-          H2O2

Cara Kerja
1.      Pemboran
2.    Lokasipemborandibersihkandarivegetasiataukotoransampah, tetapijanganmenggangulapisanpermukaan.
3.    Pemborandilakukandenganhati-hati, diusahakan agar matabortetaptegaklurus.
4.    Bordiputarsearahjarum jam, sampaiditekanperlahan-lahan.
5.    Bordiputardanditekan, sampaiseluruhmatabor (± 20 cm) masukkedalamtanah.
6.    Mata bordikeluarkandaridalamtanahsecaraperlahan-lahandanmataborjangandiputar.
7.    Mata bordiletakkan di atasplastik, kemudiantanahdikeluarkandenganpisaudarimatabordanditampung di atas alas yang telahdisediakan.
8.    Denganjalan yang sama (2 s/d 6) dilakukansampaikedalaman 150 cm.
9.    Tanah darimatabordisusunsecarasistemikmulaidariatassampai paling bawah.
10.          Dilakukanpengamatandenganmencatatbeberapasifattanahsepertitercantumdalamdaftarisian.

2.  PembuatanLubangProfil Tanah
1.    Dibersihkanpermukaantanahpadabagianmanaprofilakandibuka/galidari senakataukotoran.
2.    Diberitandaditarikgarisdenganukuran 150 x 100 cm.
3.    Dimulaimenggalidenganmenggunakancangkulsampaikedalaman 150 cm.
4.    Penampangantanah yang hendakdiperiksaharusmendapatsinarmatahari.
5.    Tanah galianjanganditumbunpadasisipenampangpemeriksaan.
6.    Dibuattanggauntukmemudahkanpemeriksaan.
7.    Pengamatandapatdimulaidenganketentuansebagaiberikut:
ü Penampangpemeriksaanharusbersihdanterang.
ü Semuaalatdanbahanharuskering.
ü Pengamatanjangandilakukansetelah jam 17.00 WIB ataupadasaathujanturun.
ü Disemprotkansedikit air padapenampangbiladijumpaitanah yang sangatkering.
2.    PengambilanContoh Tanah
1.    Dibuatlubangprofilseperti yang sudahdijelaskan.
2.    Profiltanahdibersihkandandiratakan.
3.    Tanah dibagimenjaditigabagian.
4.    Diambilcontohtanahpadasetiaplapisantanahsebanyak ± 1 kg dandimasukkankedalamplastik, dansetiapplastikdiberitanda.
V. HASIL DAN PEMBAHASAN
A. HasilPengamatan
Hasilpengamatanpadapraktikuminidicantumkanpadalampiran.

B.  Pembahasan
Daftarisianprofilterdiridariduahalamanmukadanhalamanbelakang.Halamanmukaberisikantentangkeadaanlahandimanaprofiltanahitudigali, sedangkanhalamanbelakangmemuatketeranganttentangsifat-sifattanahdalamprofiltersebut.
Padahalamanmukaterdapatnomorpemeta yang menunjukkanbilanganprofildansandipemeta, padadaftarisiantersebuttertulis M

KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
Adapunkesimpulan yang dapatdiambilpadapraktikuminiadalah:
1.      Pemborandimaksudkanuntukmengetahuisifattanahsecarasepintas.
2.      Profiltanahadalahsuatupenampangmelintang (vertical) tanah yang terdiridarilapisantanah (solum) danlapisanbahaninduk.
3.       
DAFTAR PUSTAKA

Hanafiah, Kemas Ali. 2005. Dasar-DasarIlmu Tanah. PT Raja GrafindoPersada: Jakarta.
Kartasapoetra, A.G. dkk. 2005. TeknologiKonservasi Tanah dan Air. PT RinekaCipta: Jakarta.
Team Dasar-Dasarilmu Tanah. 2006. PedomanPelaksanaanPraktikumDasar-DasarIlmu    Tanah. FakultasPertanianUnsyiah: Banda Aceh.
Donahue, Roy L., Raymon W. Miller, dan John C. Sichluna. 1977. Soils, An Introduction  to soils and Plant Growth. Engelewood Cliffs: NJ. Prentis/Hall.



Saturday, 7 March 2015

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

BERFIKIR LEBIH BESAR

     

      Terkadang kita sering mendengar dari banyak orang kata-kata tentang "Berfikirlah lebih besar". Apasih yang di maksud dengan berfikir lebih besar? nah mari kita jelaskan tentang berfikir lebih besar. berfikir lebih besar akan membuat kita banyak menciptakan peluang-peluang yang dapat membuat dan mengubah hidup kita.

      Sebagai contoh peluang :mungkin aku akan membuka restoran seafood tahun ini. ini merupakan sebuah peluang yang merupakan peluang biasa. Dan sedangkan contoh peluang lebih besar :mungkin aku akan membuka lima restoran seafood tahun ini dengan dana pinjaman dari bank.. di sini terlihat sekali bahwa perbedaannya jelas terlihat di mana pemikiran yang lebih besar memiliki pemikiran yang lebih luas.

       Dari buku yang berjudul "QUANTUM THINKER" di sini di jelaskan bahwa berfikir besar juga bearti fikiran mu lebih sesuai dengan dunia luar biasa milik kita ini. dunia ini luas sekali oleh sebab itu perluas lah pemikiran mu dengan berfikir yang lebih besar dengan cara memanfaatkan segala yang ada pada diri mu.








    Blogger news

    Blogroll

    About