I. PENDAHULUAN
A.LatarBelakang
Padamulanya, tanahdipandangsebagailapisanpermukaanbumi (natural body)
yang berasaldaribebatuan yang
telahmengalamiserangkaianpelapukanolehgaya-gayaalam, sehinggamembentuk regolith
(lapisanberpartikelhalus).Secaravertikaltanahberdifferensiasimembentuk
horizon-horizon (lapisan-lapisan yang
berbeda-bedabaikdalammorfologissepertiketebalandanwarnanya,
maupunkarakteristikfisik, kimiawi,
danbiologismasing-masingnyasebagaikonsekuensibekerjanyafaktor-faktorlingkungannya.
B.
TujuanPercobaan
Pemboranbertujuanuntukmemperolehinformasisecarasepintastentangbeberapasifattanahsepertitekstur,
warna, kedalamanefektif (solum, konsistensi, ketebalan horizon
danperubahanbatuan di permukaandanperubahanbatuan di permukaandan di
dalamtanah.
II.
TINJAUAN PUSTAKA
Yang
membentuktanah, danlapisan-lapisantersebutpadabeberapamacamTanah adalah akumulasi tubuh alam bebas, berdimensi tiga,
menduduki sebagian (besar) permukaan bumi, yang mampu menumbuhkan tanaman, dan
memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad hidup yang bertindak
terhadap bahan induk pada kondisi topografi/relief tertentu dan selama waktu
tertentu (Donahue, 1970).
Pemborandimaksudkanuntukmengetahuisifattanahsecarasepintas.Cara
iniberlangsungcepatdan relative tepat.Pemboranjugadimaksudkanjugauntukmenentukanlokasilubangsuatuprofiltanah
yang akandigali. Denganpemborandiharapkandapatdideteksiselamapenggalianprofil
(Tim Dasar-DasarIlmu Tanah, 2006).
Profiltanahmerupakanirisan
vertical tanahdarilapisan paling atashinggakebebatuaninduktanah (regolit), yang
biasanyaterdiridari horizon-horizon O-A-E-B-C-R.Empatlapisanteratas yang
masihdipengaruhicuacadisebutsolumtanah, horizon O-A disebutlapisantanahatasdan
horizon E-B disebutlapisantanahbawah (Hanafiah, 2005).
Padasuatuprofiltanah
yang lengkapdapatkitalihatbeberapalapisan yang membentuktanah. Dan lapisantanahdikenalsebagai
horizon genesatanah (lapisan yang
terbentukditempatitusehubungandenganberlangsungnya proses
perombakanbahaninduktanah) (Kartasapoetra, 2005).
Kedalamantanahatausolumtanahsebaiknyadiketahui
pula terutamalahan-lahan yang
memilikikemiringan.Mengetahuisulomtanahitupenting,
baikbagipelaksanaanpertanianitusendirimaupunbagipembangunanprasaranabagikepentinganpertaniantersebut
(pembuatanjalankelas III keatas, fondasijembatandan
lain-lain).Bagikepentinganpertanianitusendiri
(usaha-usahapenanaman)
apabilasolumtanahtebalterutamalapisantopsoilnyamakaharapan-harapanparapetaniuntukmeningkatkanproduksinyaakanselaludapatterwujudkanlebih-lebihdenganadanyaperawatanataupemeliharaanterhadaptanahtersebut
(Kartasapoetradkk, 2005).
III.
PROSEDUR PERCOBAAN
A. AlatdanBahan
Alat-alat:
-
Bortanah,
-
bukuMunsell,
-
kantongplastik,
-
spidol,
-
meteran, pisau, pH teskit,dll.
Bahan-bahan:
-
Aquades,
-
HCl,
-
H2O2
Cara Kerja
1.
Pemboran
2. Lokasipemborandibersihkandarivegetasiataukotoransampah,
tetapijanganmenggangulapisanpermukaan.
3. Pemborandilakukandenganhati-hati,
diusahakan agar matabortetaptegaklurus.
4. Bordiputarsearahjarum
jam, sampaiditekanperlahan-lahan.
5. Bordiputardanditekan,
sampaiseluruhmatabor (± 20 cm) masukkedalamtanah.
6. Mata
bordikeluarkandaridalamtanahsecaraperlahan-lahandanmataborjangandiputar.
7. Mata
bordiletakkan di atasplastik,
kemudiantanahdikeluarkandenganpisaudarimatabordanditampung di atas alas yang
telahdisediakan.
8. Denganjalan
yang sama (2 s/d 6) dilakukansampaikedalaman 150 cm.
9. Tanah
darimatabordisusunsecarasistemikmulaidariatassampai paling bawah.
10.
Dilakukanpengamatandenganmencatatbeberapasifattanahsepertitercantumdalamdaftarisian.
2. PembuatanLubangProfil
Tanah
1. Dibersihkanpermukaantanahpadabagianmanaprofilakandibuka/galidari senakataukotoran.
2. Diberitandaditarikgarisdenganukuran
150 x 100 cm.
3. Dimulaimenggalidenganmenggunakancangkulsampaikedalaman
150 cm.
4.
Penampangantanah yang
hendakdiperiksaharusmendapatsinarmatahari.
5.
Tanah
galianjanganditumbunpadasisipenampangpemeriksaan.
6.
Dibuattanggauntukmemudahkanpemeriksaan.
7.
Pengamatandapatdimulaidenganketentuansebagaiberikut:
ü Penampangpemeriksaanharusbersihdanterang.
ü Semuaalatdanbahanharuskering.
ü Pengamatanjangandilakukansetelah
jam 17.00 WIB ataupadasaathujanturun.
ü Disemprotkansedikit
air padapenampangbiladijumpaitanah yang sangatkering.
2. PengambilanContoh Tanah
1. Dibuatlubangprofilseperti
yang sudahdijelaskan.
2. Profiltanahdibersihkandandiratakan.
3. Tanah
dibagimenjaditigabagian.
4. Diambilcontohtanahpadasetiaplapisantanahsebanyak
± 1 kg dandimasukkankedalamplastik, dansetiapplastikdiberitanda.
V.
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.
HasilPengamatan
Hasilpengamatanpadapraktikuminidicantumkanpadalampiran.
B. Pembahasan
Daftarisianprofilterdiridariduahalamanmukadanhalamanbelakang.Halamanmukaberisikantentangkeadaanlahandimanaprofiltanahitudigali,
sedangkanhalamanbelakangmemuatketeranganttentangsifat-sifattanahdalamprofiltersebut.
Padahalamanmukaterdapatnomorpemeta
yang menunjukkanbilanganprofildansandipemeta, padadaftarisiantersebuttertulis M
KESIMPULAN
DAN SARAN
A.
Kesimpulan
Adapunkesimpulan
yang dapatdiambilpadapraktikuminiadalah:
1. Pemborandimaksudkanuntukmengetahuisifattanahsecarasepintas.
2. Profiltanahadalahsuatupenampangmelintang
(vertical) tanah yang terdiridarilapisantanah (solum) danlapisanbahaninduk.
3.
DAFTAR
PUSTAKA
Hanafiah, Kemas Ali. 2005. Dasar-DasarIlmu Tanah. PT Raja GrafindoPersada: Jakarta.
Kartasapoetra, A.G. dkk. 2005. TeknologiKonservasi Tanah dan Air. PT RinekaCipta: Jakarta.
Team Dasar-Dasarilmu Tanah. 2006. PedomanPelaksanaanPraktikumDasar-DasarIlmu Tanah. FakultasPertanianUnsyiah: Banda
Aceh.
Donahue, Roy L., Raymon W. Miller, dan John C.
Sichluna. 1977. Soils, An Introduction to soils and Plant Growth. Engelewood
Cliffs: NJ. Prentis/Hall.
0 comments:
Post a Comment